Saturday, February 15, 2014

Penyebab Abu Vulkanik G. Kelud Kediri Bisa Menyebar Jauh





Bagaimana letusan Gunung Kelud (1.731 mdpl) di perbatasan Kediri, Blitar, dan Malang yang terjadi mulai Kamis (13/2) Pukul 22.50 WIB itu bisa mengalir sampai jauh dari pusat letusan? Berkelana di angkasa sebelum jatuh di banyak tempat di Pulau Jawa. 
Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Prof Dr Thomas Djamaluddin mempunyai jawabannya. Dia menyebut sebaran abu itu di antaranya tidak terlepas dari tinggi letusan dan asap yang "buyar" secara horizontal.
Berdasarkan penelitian Tim Peneliti Sains Atmosfer LAPAN Bandung, seperti dikutip dari blognya yang diakses Sabtu kemarin, satu jam pascaletusan pertama, asap Kelud mencapai hingga ketinggian tropopause (16–17 Km).
Menggunakan pantauan satelit MTSAT-2 di rentang waktu yang sama diketahui bahwa debu vulkanik menyebar secara horizontal dengan radius 100 Km. Tiga jam kemudian dinamikanya mengembang pesat dengan radius sekitar 300 Km.


     
"Di saat yang sama, ada angin berkecepatan 83 Km perjam. Merujuk analisis model atmosfer, pada ketinggian sekitar tropopause itu arah angin bergerak ke arah Barat menuju Barat Daya. Akibatnya, awan debu menyebar ke arah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat," tandasnya, Sabtu (17/2).
Faktor lain adalah dalam proses penyebaran awan tersebut yang mengisi ruang terpisah atmosfer. Dalam kaitan itu pula, kecil kemungkinan abu Kelud jatuh ke Jakarta yang diperkuat citra satelit.
"Jadi, debu yang jatuh di Jawa Barat disebabkan oleh awan debu yang menyebar pada lapisan atas atmosfer. Sedangkan angin di atmosfer bawah mengarah ke arah Timur. Angin di atmosfer bawah menjelaskan penyebaran debu Gunung Kelud sampai juga ke Madura," jelasnya.




Abu Vulkanik yg diakibatkan Gunung Kelud

Abu Vulkanik yg diakibatkan Gunung Kelud

Abu Vulkanik yg diakibatkan Gunung Kelud

Penampakan Yang Terjadi Saat G. Kelud Meletus


Aturan Berkomentar:
1. Harus Relevan dengan Isi Artikel
2. Harus Sopan dan Tidak Mengandung SARA atau Bullying
3. Tidak ada Link aktif dikomentar
EmoticonEmoticon